
Apakah lampu inframerah yang baru benar-benar dapat mempercepat proses produksi di mesin SBO lama Anda?
Jika Anda menggunakan mesin blow molding kelas menengah yang sudah digunakan selama beberapa tahun, Anda pasti tahu betapa sulitnya kondisi tersebut. Proses pemanasan menjadi tidak konsisten. Satu produk hasil produksi mungkin sempurna, tetapi produk berikutnya kurang memuaskan. Hal ini tentu sangat mengganggu.
Anda mungkin bertanya-tanya apakah cukup dengan mengganti bohlam lama dengan bohlam 380V yang baru untuk meningkatkan kecepatan produksi.
Jawabannya adalah ya, tetapi semuanya tergantung pada faktor suhu.
Masalah dengan pemanas 380V
Anggaplah lampu jenis Sidel SBO sebagai pemanas untuk plastik. Seiring waktu, bohlam lama akan kehilangan efektivitasnya. Resistansinya berubah, sehingga timbul “titik dingin” di dalam oven. Inilah penyebab ketidakkonsistenan hasil produksi.
Ketika Anda mengganti bohlam lama dengan bohlam 380V yang sesuai spesifikasinya, resin PET akan mencapai suhu transisi kaca dengan lebih cepat. Dengan demikian, proses pemanasan menjadi lebih efektif dan dapat diprediksi.
Mengapa kualitas kaca penting?
Bolam ini bukanlah bolam biasa. Bolam ini menggunakan kuarsa berkualitas tinggi dan gas halogen. Hal ini mencegah wolfram untuk berevaporasi dan membuat kaca menjadi keruh.
Mengapa hal ini penting bagi Anda? Karena kaca yang jernih berarti cahaya inframerah dapat menembus plastik lebih dalam. Cahaya tersebut tidak hanya memanaskan permukaan plastik, tetapi juga meresap ke dalam materi plastik itu sendiri.
Yang terbaik adalah Anda tidak perlu memanggil tukang listrik atau merombak seluruh sistem kelistrikan Anda. Biasanya, bohlam ini menggunakan konektor R7 atau konektor jenis press-fit. Anda hanya perlu mengganti bohlam lama dengan yang baru. Sangat sederhana.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan
Ketika Anda menaikkan intensitas panas untuk mempercepat proses produksi, Anda sebenarnya sedang memberikan beban tambahan pada oven. Jika kipas pendingin penuh dengan debu atau sudah tidak berfungsi dengan baik, maka panas yang berlebihan tidak akan bisa dialirkan ke mana-mana. Akibatnya, produk yang dihasilkan akan rusak atau memiliki cacat berupa garis-garis putih di permukaannya.
Sebelum menaikkan daya pemanas, sebaiknya periksa aliran udara terlebih dahulu. Pastikan kipas pendingin masih berfungsi dengan baik. Setelah itu, barulah Anda bisa menaikkan daya pemanas.